Skip to content

"Untuk informasi dan pemesanan cepat Watersport Tanjung Benoa, Odyssey Submarine, voucher Quicksilver Cruise Bounty Bali Hai Sunset Dinner, paket tour rombongan/ grup di Bali, spa, sewa mobil dgn supir, tiket Kecak Uluwatu dan Barong, Dolphin Lovina, Rafting Ayung dan Telaga Waja dan paket wisata murah lainnya di Bali silakan hubungi :
PT EKUTA HOLIDAY BALI
WA : 081 236124 950 (24 jam)
Telp. 081 353 454212, 081 236 124950
"

DISKON MURAH SEPTEMBER -OKTOBER - NOVEMBER 2017VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 275.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 275.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 665.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 885.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 380.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 300.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 300.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.900.000 645.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 350.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 140.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 300.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 95.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 65.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 100.000 / orang
WaterbomRp.550.000 450.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 250.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.650.000 550.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 440.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
d'Sambal, Rumah makan enak halal, tempat makan rombongan + katering nasi kotak, snack box telp. 0821441 24551 Rp.30.000 15.000 / orang
Nasi campur Bali SUKRENI, spesial ikan dan ayam (halal) melayani paket prasmanan, nasi campur mulai 15rb , nasi kotak, snack box, catering, lokasi jl Kediri Kuta (dekat airport) Telp/ WA : 081239982126 Rp.30.000 20.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>

Kerajaan Buleleng adalah suatu kerajaan di Bali bagian utara yang didirikan sekitar pertengahan abad ke-17 dan jatuh ke tangan Belanda pada tahun 1849. Kerajaan ini dibangun oleh I Gusti Anglurah Panji Sakti dari Wangsa Kepakisan dengan cara menyatukan seluruh wilayah wilayah Bali Utara yang sebelumnya dikenal dengan nama Den Bukit.

I Gusti Anglurah Panji Sakti

I Gusti Anglurah Panji Sakti, yang sewaktu kecil bernama I Gusti Gde Pasekan adalah putra I Gusti Ngurah Jelantik dari seorang selir bernama Si Luh Pasek Gobleg berasal dari Desa Panji wilayah Den Bukit. I Gusti Panji memiliki kekuatan supra natural dari lahir. I Gusti Ngurah Jelantik merasa khawatir kalau I Gusti Ngurah Panji kelak akan menyisihkan putra mahkota. Dengan cara halus I Gusti Ngurah Panji yang masih berusia 12 tahun disingkirkan ke Den Bukit, ke desa asal ibunya, Desa Panji.

I Gusti Ngurah Panji menguasai wilayah Den Bukit dan menjadikannya Kerajaan Buleleng, yang kekuasaannya pernah meluas sampai ke ujung timur pulau Jawa (Blambangan). Setelah I Gusti Ngurah Panji Sakti wafat pada tahun 1704, Kerajaan Buleleng mulai goyah karena putra-putranya punya pikiran yang saling berbeda.

Sejarah

Kerajaan Buleleng tahun 1732 dikuasai Kerajaan Mengwi namun kembali merdeka pada tahun 1752. Selanjutnya jatuh ke dalam kekuasaan raja Karangasem 1780. Raja Karangasem, I Gusti Gde Karang membangun istana dengan nama Puri Singaraja. Raja berikutnya adalah putranya bernama I Gusti Paang Canang yang berkuasa sampai 1821.

Perlawanan terhadap Belanda
Gusti Ngurah Ktut Jelantik, raja Buleleng, dalam pakaian berburunya.

Pada tahun 1846 Buleleng diserang pasukan Belanda, tetapi mendapat perlawanan sengit pihak rakyat Buleleng yang dipimpin oleh Patih / Panglima Perang I Gusti Ketut Jelantik. Pada tahun 1848 Buleleng kembali mendapat serangan pasukan angkatan laut Belanda di Benteng Jagaraga. Pada serangan ketiga, tahun 1849 Belanda dapat menghancurkan benteng Jagaraga dan akhirnya Buleleng dapat dikalahkan Belanda. Sejak itu Buleleng dikuasai oleh pemerintah kolonial Belanda.

Sumber : Wikipedia.org

error: Content is protected !!