Skip to content

"Untuk informasi dan pemesanan cepat Watersport Tanjung Benoa, Odyssey Submarine, voucher Quicksilver Cruise Bounty Bali Hai Sunset Dinner, paket tour rombongan/ grup di Bali, spa, sewa mobil dgn supir, tiket Kecak Uluwatu dan Barong, Dolphin Lovina, Rafting Ayung dan Telaga Waja dan paket wisata murah lainnya di Bali silakan hubungi :
CV EKUTA HOLIDAY BALI
WA : 081 236124 950 (24 jam)
Telp. 081 353 454212, 081 236 124950
"

DISKON MURAH JUNI - JULI _ AGUSTUS 2018 (Tahun Baru 2018)VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 240.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 240.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 665.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 885.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 380.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 300.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 290.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.900.000 645.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 325.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 130.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 300.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 85.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 65.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 95.000 / orang
WaterbomRp.550.000 450.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 250.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.650.000 550.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 440.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
d'Sambal, Rumah makan enak halal, tempat makan rombongan + katering nasi kotak, snack box telp. 0821441 24551 Rp.30.000 15.000 / orang
Nasi campur Bali SUKRENI, spesial ikan dan ayam (halal) melayani paket prasmanan, nasi campur mulai 15rb , nasi kotak, snack box, catering, lokasi jl Kediri Kuta (dekat airport) Rp.30.000 20.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>

Tiap tanggal 25 Desember umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Bali merayakan hari raya Natal. Tapi taukah Anda bagaimana awal mula atau sejarah orang merayakan Natal, 7 hari sebelum tahun baru tersebut. Berikut kutipannya.

Sahabat liburan ke Bali e-kuta.com, kisah Natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada.

Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi.

Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula.

Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.(wikipedia)

error: Content is protected !!