PROMO LIBURAN BALI 2012 - DISKON SPESIAL KHUSUS WISATA BALI 2012 - klik di sini
Powered by MaxBlogPress 






Situs Batu Gambir – Upit di Desa Julah, Tejakula – Buleleng Bali

By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali

Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI


Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI


Share

Secara administrasi Situs Batu Gambir terletak di Desa Julah Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Lokasi ini tepat di selatan Dusun Julah dan terletak di daerah perbukitan. Dusun Batu Gambir menurut informasi masyarakat sekitar, dahulunya merupakan lokasi Pura Bale Agung Desa Julah. Tetapi Pura Bale Agung yang sekarang sudah dipindahkan ke bawah yaitu terletak di Dusun Julah. Kepindahan pura dari atas ke desa di bawah tidak diketahui secara pasti kronologisnya.

Kondisi yang ada sekarang, lokasi tersebut merupakan tanah perkebunan milik Desa Adat Julah. Desa Julah secara umum merupakan daerah perbukitan yang bergelombang kecuali di daerah pantai yang bertopografi landai. Sedangkan untuk Dusun Batu Gambir berada di punggungan bukit yang sebelah barat dan timurnya terdapat cekungan sungai yang curam.

Secara geologi, daerah Julah merupakan satu-kesatuan gugusan pegunungan Bali Utara yang juga merupakan sambungan dari pegunungan “Zone Solo’ di Jawa yang merupakan susunan vulkanik dari jaman Kwarter yang terbentuk sejak masa Plestosen Bawah hingga sekarang. Pada zone ini terdapat kompleks Gunung Batur yang diperkirakan mempunyai aliran lava ke arah utara sehingga melewati Desa Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem melalui sungai-sungai yang terdapat di lokasi tersebut.

Penelitian arkeologi di Desa Julah sangat jarang dilakukan, tercatat hanya sekali dilakukan penggalian secara sistematis pada tahun 1987. Penggalian ini hanya membuka satu kotak yaitu kotak Julah I (JLH I). Hasil dari penggalian di kotak JLH I tersebut antara lain sejumlah fragmen gerabah, keramik Cina, dan fragmen tulang binatang. Kepadatan temuan terdapat pada spit 9 dan 10 atau pada layer ke-3.

Penggalian di Situs Batu Gambir pada tahun 2005 merupakan penelian kali pertama dan kelanjutan penelitian di daerah Bali Utara, khususnya wilayah Julah karena pernah disebut dalam prasasti Sembiran dan Julah yang berjumlah 20 buah dan sekarang tersimpan di dua desa tersebut yaitu 10 buah di Desa Sembiran dan 10 buah di Desa Julah. Disebutkan bahwa Julah merupakan desa yang sudah berkembang pada masa tersebut, bahkan merupakan “kota pelabuhan” yang telah memiliki pasar (tempat perdagangan) yang representatif. Sebagai bukti adalah penyebutan Kumpi Bahugya atau Ser pasar (kepala pasar) yang berkuasa pada tahun 844 Ç atau 922 Masehi. Sebagai sebuah kota pelabuhan, Julah sering dan banyak dikunjungi oleh pedagang lokal dan pedagang asing dengan menggunakan barbagai jenis alat angkutan air seperti perahu, lancang, talaka , kapal dan sejenisnya.

Jenis temuan yang ditemukan di Situs Batu Gambir adalah berupa artefak dan ekofak, baik temuan lepas ataupun temuan yang berasosiasi. Temuan fragmen gerabah merupakan temuan yang terbanyak ditemukan di kedua kotak tersebut. Tipe-tipe gerabah yang berhasil direkonstruksi berdasarkan temuan tepian dan fragmen yang bisa diidentifikasi adalah tipe piring, mangkuk, pasu, kendi, dan tutup. Artefak yang lain yang ditemukan adalah temuan keramik Cina yang memiliki keragaman temuan baik kronologis tahun pembuatan maupun bentuknya. Secara umum bentuk temuan dapat dibedakan menjadi empat yaitu piring, mangkuk, cepuk, dan tempayan-guci. Masa pembuatan keramik tersebut diperkirakan berasal dari Dinasti Sung, Yuan, dan Ming yang berkembang antara abad X – XVI Masehi. Temuan artefak yang mendukung kegiatan sosial adalah temuan fragmen uang kepeng yang digunakan sebagai alat pembayaran. Temuan ekofak yaitu berupa arang, gigi binatang, dan fragmen tulang binatang merupakan temuan yang mencerminkan aktivitas masyarakat Julah Kuna.

Secara umum berdasarkan analisis temuan maka dapat diketahui bahwa masyarakat Julah pada masa Bali Kuna merupakan masyarakat yang kompleks. Faktor perdagangan merupakan pemegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diperoleh dari daerah sekitar. Situs Batu Gambir merupakan situs berkarakter sebagai hunian (settlement) yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan diri terhadap kehidupan perkebunan (ladang) dan peternakan.

Sumber : http://arkeologi.web.id

Pencarian :,, AWAL TERBENTUKNYA DESA SEMBIRAN, Sejarah desa julah, desa tejakula lokasi, Sejarah terbentuknya desa sungai piring
KERJASAMA PEMASARASAN PROPERTY
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tags: , , Kategori Sejarah




1 Komentar untuk artikel “Situs Batu Gambir – Upit di Desa Julah, Tejakula – Buleleng Bali”

  1. I Nyoman Karsana,SH berkomentar :

    Terimakasih atas publikasi tentang desa Julah,salah satu desa tertua di Bali Utara yang merupakan salah satu Desa Bali Mula ( original Balinese ) yang perlu dikonservasi yang selama ini kurang mendapat perhatian. Hal ini menyebabkan tergerusnya tradisi,adat istiadat yang kadangkala berlawanan dengan universalisme agama dan perkembangan jaman. Hal yang perlu mendapat penjelasan adalah…berapa lembar prasasti Julah – Sembiran??? Sebab sepengetahuan kami bahwa 11 lembar tersimpan di Pura Desa Julah, dan 9 lembar tersimpan di pura Desa Sembiran yang belakangan terbentuk di bandingkan desa Julah. Terakhir ini ada perbedaan data bahwa yang tersimpan di desa Julah tinggallah 10 Lembar,dan di Sembiran 9 Lermbar.Kemana hilangnya satu ( 1 ) lembar prasasti dari abad IX – XIV tersebut??? Hilang diambil orang ataukah karena satinya prasasti sehingga bisa menghilang??? Maksudnya dulu ada sekarang hilang tak berbekas??? Siapa yang bertanggung jawab??? Kemana kami harus mengadu??? adakah yang bnisa membantu??? Mhn informasi yang terkait dengan hilangnya +/- 1454 gram emas berupa mahkota Raja yang tersimpan di Pura yang disucikan???? Untuk info mohon hubungi 081236442373. Pasti Tuhan/Ida Sesuhunan Hyang Widhi akan membalas pahala dan budi baik para pembaca.

Tulis Komentar




  • Tanya Jawab

      Layanan Chatting Yahoo Messenger : Paket Liburan Bali

      Sales

      Sales

      Sales

      Temukan kami di :

Terms :informasi WFTGA dan kerjasamanya, resep babi guling, fasilitas tanjung benoa, kuta di malam hari, CERITA JAYAPRANA DAN LAYONSARI, paket tour wakatobi murah, penginapan murah di denpasar bali, jadwal kuliah fakultas ekonomi universitas saraswati denpasar, makalah tari kecak, SEJARAH tari kecak, no tlp tune hotel kuta, tugu puputan Margarana, make-up pengantin yang bagus di bali, Keramat jati pariwisata kom, tarif penginapan murah di bali dekat bandara, persewaan motor di tuban, cok konfeksi di bali, jual panther denpasar, www pusat oleh2 dewata, lirik denpasar moon maribeth, alamat dan telepon bounty di bali, pura jagatnatha, artikel seka taruna di bali, cari hotel dijual di nusa dua, kapal pesiar di bali, harga tiket alas kedaton, ada apa di matahari mall, sejarah tari pajegan, syair lagu daerah jali-jali, tanaman di kebun raya bedugul, photoshoot jennifer kurniawan, snorkeling in bali, selemadeg timur bali map, makalah raja ampat, jual ruko jalan imam bonjol denpasar, potensi desa silangjana, lagu daerah pok ame-ame, sejarah subak, beli bulu burung merak, rumah paling baru kori nuansa

Random Posts :