I Gusti Ketut Jelantik
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
I Gusti Ketut Jelantik (??? – 1849) adalah pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Buleleng, Bali. Ia merupakan patih Kerajaan Buleleng.
Ia berperan dalam Perang Jagaraga yang terjadi di Bali pada tahun 1849. Perlawanan ini bermula karena pemerintah kolonial Hindia Belanda ingin menghapuskan hak tawan karang yang berlaku di Bali, yaitu hak bagi raja-raja yang berkuasa di Bali untuk mengambil kapal yang kandas di perairannya beserta seluruh isinya. Ucapannya yang terkenal ketika itu ialah “Apapun tidak akan terjadi. Selama aku hidup aku tidak akan mangakui kekuasaan Belanda di negeri ini”. Perang ini berakhir sebagai suatu puputan, seluruh anggota kerajaan dan rakyatnya bertarung mempertahankan daerahnya sampai titik darah penghabisan. Namun akhirnya ia harus mundur ke Gunung Batur, Kintamani. Pada saat inilah beliau gugur.
Pencarian :,, pahlawan i gusti ketut jelantik, biografi raja buleleng, biografi patih jelantik, gusti ketut jelantik, sejarah gusti jelantikKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: gusti ketut jelantik, kerajaan buleleng, pahlawan bali, patih kerajaan buleleng, sejarah buleleng Kategori Sejarah
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
2 Komentar untuk artikel “I Gusti Ketut Jelantik”
Tulis Komentar





redaktur e _kuta yth !
untuk memberikan berita yang berimbang bersama ini dengan hormat saya sampaikan informasi yang kami unduhkan dari bberapa buku yi : “i gusti ketut jelantik ksatria buleleng”, tulisan Dr AAM Udayana , Perang jagaraga 1846 – 1849 tulisan soegianto s dan sebuah buku tulisan liefrinc v derr tuuk yang hidup di abad 19 akhir .
Fakta fakta yang tertulis berdasarkan analisa sejarah menemukan bahwa patih jelantik atau i gst ketut jelantik adalah seorang ksatria bulelng keturunan darah i gusti anglurah panji sakti pendiri kerajaan buleleng ( 1599-1680 ) dari gnerasi ke 7 .
Sedangkan tulisan mengenai asalnya yang dari karangasem terdapat dalam sebuah kronik lokal keluarga yang saat itu hidup dizaman kolonial belanda yang mengalienasi patih jelantik seakan dari karangasem, untuk menghindari dilemma politis bagi pengangkatan tokoh tokoh yang berkepentingan dekat dg kekuasaan belanda agar tidak mendekointruksi hubungan baik dg pihak belanda, sehingga setiap anti belanda dinisbahkan ke pihak karangasem – demikianlah suasana social psikologis saat catatan sejarah keluarga itu dibuat.
Namun liefrink v der tuuk menjelaskan secara gamblang bahwa raja raja karangasem yang berkuasa di buleleng selalu didampingi darah wangsa panji sakti buat sebuah ketentraman menjauhkan pemberontakan terhadap penguasa karangasem saat itu.
Demikian semoga tulisan keciil ini bisa menjadi fakta yang seyogyannya dibertimbangkan> ( sayang sekali pihak gubrnur bali saat itu ib oka memaksakan salah seorang dari trah karangasem untuk mewakili upacara penghargaan pengangkatan pahlawan nasional di jakarta , sedangkan protes pihak buleleng dari kalangan ahli waris asli trah panji sakti yang diwakili pura agung gde buleleng tidak mendapat perhatian samasekali .
Terimakasih,
Soegianto S.
Terima kasih atas inputnya, kami juga sedang berusaha mengumpulkan data-data yang lebih valid.