Berwisata di Museum Bali

"Untuk informasi dan pemesanan cepat Watersport Tanjung Benoa, Odyssey Submarine, voucher Quicksilver Cruise Bounty Bali Hai Sunset Dinner, paket tour rombongan/ grup di Bali, spa, sewa mobil dgn supir, tiket Kecak Uluwatu dan Barong, Dolphin Lovina, Rafting Ayung dan Telaga Waja dan paket wisata murah lainnya di Bali silakan hubungi :
PT BALI BERJAYA
WA : 081 236124 950 (24 jam)
Telp. 081 353 454212, 081 236 124950
PIN BBM : 790 E56 8A
"

DISKON MURAH MEI - JUNI - JULI 2017VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 270.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 275.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 655.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 885.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 405.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 275.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 300.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.800.000 650.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 350.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 140.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 300.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 90.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 65.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 115.000 / orang
WaterbomRp.600.000 500.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 220.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.590.000 499.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 420.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
Rumah makan enak halal + nasi kotak Bali Rp.30.000 15.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>

Kalu anda sedang jalan-jalan di kota Denpasar, setelah mengunjungi objek wisata seperti Taman Budaya (art centre), pasar Kumbasari dan Taman Puputan Badung, ada baiknya juga menyempatkan diri mengunjungi museum yang satu ini. Apalagi kalau bukan museum Bali.

Sekitar tahun 1910, ketika Kapal Belanda KPM datang ke Bali dan menurunkan turis, Bali mulai dikenal di luar negeri. Kemudian mulailah Bali kedatangan para turis yang menyebabkan banyak barang-barang sejarah dan prasejarah yang hilang atau diambil oleh para wisatawan tersebut. Mengetahui kondisi tersebut Mr. W.F.J Kroon, Asistant Resident Bali dan Lombok memerintahkan Mr. Curt Grundler untuk membuat tim perencanaan Museum dengan arsitektur Bali. Tim tersebut memutuskan membangun museum dengan perpaduan antara arsitektur pura dengan arsitektur puri (kerajaan di Bali). Bangunan tersebut hampir selesai namun berhenti disebabkan oleh letusan gunung Batur pada tahun 1917 yang menghancurkan banyak pura dan rumah penduduk, dan meruntuhkan juga sebagaian museum.

Akhirnya pada tahun 1932 museum bisa dibuka untuk umum, dengan 3 paviliun utama yakni Gedung Tabanan, Gedung Karangasem dan Gedung Buleleng berdasarkan konsep Tri Mandala yaitu nista mandala jaba pisan (bagian luar) madya mandala : Jaba tengah (bagian luar sebelum memasuki bagian inti), dan utama mandala jeroan (bagian inti). Di pojok depan sebelah kanan di bagian tengah terdapat sebuah bangunan yang disebut bale bengong. Di pojok depan sebelah kiri terdapat sebuah bangunan yang disebut bale kulkul.

Gedung Tabanan yang merupakan Pavilium dengan arsitektur khas kabupaten Tabanan yang menampilkan barang-barang purbakala seperti kesenia, aksesories, peralatan rumah tangga, peralatan upacara dan bermacama-macam senjata traditional.

Gedung Buleleng atau Pavilium Buleleng dengan arsitektur Bali Utara yang menampilkan alat-alat perlengkapan rumah tangga, alat-alat kerajinan, alat-alat pertanian dan nelayan, alat-alat hiburan, patung-patung gaya sedehana dan primitif yang terbuat dari tanah liat, batu dan lain sebagainya.

Gedung Karangasem atau Pavilium Karangasem dengan arsitektur Bali Timur menampilkan bermacam pameran benda- benda prasejarah, arkeologi sejarah, etnografi dan seni rupa serta beberapa lukisan mordern.

Jumlah koleksi Museum Bali yang telah tercatat dan masuk registerasi sebanyak 10.506 buah, termasuk naskah-naskah dan salinan lontar. Semua jenis koleksi didapatkan melalui membeli dari orang-orang di masyarakat, toko-toko kesenian hadiah-hadiah dan titipan. Beberapa kelompok koleksi yang sedang diinventarisasikan diantaranya koleksi stupa dengan materainya yang berjumlah ratusan buah, 8,5 kg uang kepeng, keramik asing (Eropa, Cina) dan porselin yang berasal dari Jepang, Cina dan Siam.

Menarik bukan? Mengapa tidak mengunjungi museum yang satu ini saat jalan-jalan di Denpasar.

  • sejarah tari nelayan
  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *