Indonesia dan Suriname Tingkatkan Kerjasama kebudayaan
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
www.e-kuta.com - Hubungan sejarah Indonesia dan Suriname yang terjalin melalui migrasi keturunan Jawa ke Suriname pada tahun 1890 merupakan modal utama yang harus terus diperlihara bagi pengembangan hubungan kerjasama lebih lanjut kedua negara. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Deplu, Dubes Retno L.P. Marsudi dalam Forum Peningkatan Kerjasama di bidang kebudayaan Indonesia-Suriname di Hotel Borobudur, Jakarta.
Acara yang digelar Senin (29/06) ini diselenggarakan Deplu bekerjasama dengan Kedubes Suriname di Jakarta. Forum diskusi ini merupakan implementasi dari Persetujuan Kerjasama Kebudayaan yang ditandatangani kedua negara pada 15 Oktober 1997.
Forum diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang nyata untuk meningkatkan hubungan kerjasama baik di bidang kebudayaan maupun bidang lainnya.
Disepakati oleh peserta forum bahwa komunikasi lebih erat antara instansi terkait dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia dan Suriname perlu lebih dikembangkan untuk dapat merumuskan kegiatan-kegiatan yang nyata dan efektif di bidang kebudayaan, kesenian dan pendidikan.
Sesuai dengan semangat forum diskusi yang mengangkat topik kerjasama budaya, maka di tengah-tengah pelaksanaan forum ini ditampilkan pertunjukan tari Jawa klasik Golek dan tari Jaipong yang dibawakan oleh Wakil Dekan Bidang Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri dan siswa Institut Kesenian Jakarta. Selain itu, peserta Darmasiswa dari Suriname yang kini tengah mengikuti pendidikan di Yogyakarta juga berpartisipasi dengan memperagakan seni bela diri tanah air, pencak silat.
Tampil sebagai pembicara dalam forum tersebut adalah Duta Besar Republik Suriname untuk Indonesia, Angelic C. Alihusain del Castilho; Wakil Dekan Bidang Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri Institut Kesenian Jakarta, Maria Darmaningsih; Counsellor Kedutaan Besar Suriname di Jakarta, T. Saimbang; dan Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Djoko Dwiyanto.
Forum diskusi tersebut diikuti oleh wakil-wakil dari instansi Pemerintah, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, kalangan akademisi, pelaku seni, pengusaha film, pemilik sanggar seni, rumah produksi, stasiun TVRI, Metro TV, Kantor Berita ANTARA, ANRI, dan media massa.
Upaya pengembangan kerjasama di bidang kebudayaan akan menjadi salah satu agenda pokok Sidang ke-4 Komisi Bersama Indonesia-Suriname yang menurut rencana akan diadakan di Solo pada bulan November 2009. (Sumber: Dit. Amerika Selatan dan Karibia)
Sumber :http://www.deplu.go.id/?hotnews_id=4795
Pencarian :,, hubungan antara indonesia dengan cina di bidang kebudayaan, hubungan bilateral indonesia suriname, kerjasama indonesia dengan negara lain, kerjasama indonesia di bidang budaya, kerjasama kebudayaanKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: hotel borobudur, indonesia, jakarta, jawa, suriname Kategori Indonesia
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
2 Komentar untuk artikel “Indonesia dan Suriname Tingkatkan Kerjasama kebudayaan”
Tulis Komentar





Salam Batik,
Disamping Produksi Batik Tulis warna Alam kami juga memproduksi Bahan Pewarna Alam Indigofera pasta di Bedono-Semarang ( batiktuliscanting100.blogspot.com ).
Mungkin ada rekan yang berminat mejalin kerja sama secara Sinergi baik untuk Market Batik Tulis warna alam maupun Indigofera Pasta,kami siap melayani dengan senang hati.
Salam,
Eko BS./08562664389
kami dari magelang akan menawarkan pasta indigo, apakan bapak masih menggunakan pewarna alami pasta indigo? maturnuwun.