Depbudpar Kembali Ingatkan Agar Daerah Inventarisir dan Daftarkan Karya Budaya
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Budpar.go.id – Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF) Depbudapr Tjetjep Suparman kembali mengajak agar pemerintah daerah aktif melakukan inventarisasi karya-karya budaya daerah kemudian mendaftarkannya agar mendapat hak atas kekayaan intelektual (HaKI).
“Dalam sambutan yang saya bacakan pada acara pembukaan Pekan Budaya, Seni dan Film (PBSF), Menbudpar Jero Wacik kembali mengingatkan agar daerah aktif melakukan inventarisir dan mendaftarkan karya budaya masing-masing untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektualnya,” kata Tjetjep Suparman di tengah kegiatan PBSF 2009 yang berlangsung di Keraton Kasepuhan Cirebon. PBSF 2009 yang diikuti sekitar 1.300 pelaku seni dari berbagai daerah di tanah air berlangsung dari tanggal 15 Juni dan akan berakhir besok 20 Juni 2009.
Seperti diketahui Depbudpar dan Depkumham telah menjalin kerja sama (MoU) untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kekayaan intelektual ekspresi budaya warisan tradisional milik bangsa Indonesia. Dengan adanya kerja sama itu diharapkan karya budaya dari berbagai daerah di tanah air yang belum terlindungi secara hukum segera didaftarkan dalam HaKI secara kolektif sehingga dimungkinkan ribuan karya budaya Indonesia segera mendapatkan perlindungan hukum.
Tjejep Suparman mengatakan, dengan adanya kegiatan PBSF 2009 semakin memperdalam kesadaran masyarakat atas semua potensi dan kekayaan budaya. ”Karena kekayaan budaya bangsa adalah pilar utama kekuatan kompetitif bangsa ke depan,” katanya, seraya menegaskan dengan potensi budaya yang sangat beragam itu akan membuat peluang Indonesia untuk berperan secara maksimal dalam pengembangan kekuatan ekonomi baru melalui industri kreatif yang berbasis nilai-nilai budaya akan berjalan baik.
PBSF 2009 yang mengambil tema ‘Pengembangan Industri Kreatif Berbasis Budaya menuju Kesejahteraan Masyarakat’ menampilkan kegiatan seni budaya menarik seperti pawai budaya, pameran produk budaya, dialog budaya spiritual, dialog wawasan kebangsaan, pesta permainan tradisional anak, pemutaran film apresiatif, pagelaran dan atraksi seni, lomba penulisan sejarah lokal, dan lomba tari kreasi baru. Kegiatan PBSF 2009 ini ditutup dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Matthew Isaac Cohn. (Pusformas)
Sumber : www.budpar.go.id
KERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: jero wacik, karya budaya daerah, menbudpar, Pekan Budaya, Seni dan Film Kategori Indonesia
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tulis Komentar




