Berwisata di Museum Bali
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Hotel murah 200 ribuan di Legian, Kuta?
200 meter dari Pantai Kuta, Kolam Renang, AC, room bersih, Air Panas
KLIK DI SINI
Kalu anda sedang jalan-jalan di kota Denpasar, setelah mengunjungi objek wisata seperti Taman Budaya (art centre), pasar Kumbasari dan Taman Puputan Badung, ada baiknya juga menyempatkan diri mengunjungi museum yang satu ini. Apalagi kalau bukan museum Bali.
Sekitar tahun 1910, ketika Kapal Belanda KPM datang ke Bali dan menurunkan turis, Bali mulai dikenal di luar negeri. Kemudian mulailah Bali kedatangan para turis yang menyebabkan banyak barang-barang sejarah dan prasejarah yang hilang atau diambil oleh para wisatawan tersebut. Mengetahui kondisi tersebut Mr. W.F.J Kroon, Asistant Resident Bali dan Lombok memerintahkan Mr. Curt Grundler untuk membuat tim perencanaan Museum dengan arsitektur Bali. Tim tersebut memutuskan membangun museum dengan perpaduan antara arsitektur pura dengan arsitektur puri (kerajaan di Bali). Bangunan tersebut hampir selesai namun berhenti disebabkan oleh letusan gunung Batur pada tahun 1917 yang menghancurkan banyak pura dan rumah penduduk, dan meruntuhkan juga sebagaian museum.
Akhirnya pada tahun 1932 museum bisa dibuka untuk umum, dengan 3 paviliun utama yakni Gedung Tabanan, Gedung Karangasem dan Gedung Buleleng berdasarkan konsep Tri Mandala yaitu nista mandala jaba pisan (bagian luar) madya mandala : Jaba tengah (bagian luar sebelum memasuki bagian inti), dan utama mandala jeroan (bagian inti). Di pojok depan sebelah kanan di bagian tengah terdapat sebuah bangunan yang disebut bale bengong. Di pojok depan sebelah kiri terdapat sebuah bangunan yang disebut bale kulkul.
Gedung Tabanan yang merupakan Pavilium dengan arsitektur khas kabupaten Tabanan yang menampilkan barang-barang purbakala seperti kesenia, aksesories, peralatan rumah tangga, peralatan upacara dan bermacama-macam senjata traditional.
Gedung Buleleng atau Pavilium Buleleng dengan arsitektur Bali Utara yang menampilkan alat-alat perlengkapan rumah tangga, alat-alat kerajinan, alat-alat pertanian dan nelayan, alat-alat hiburan, patung-patung gaya sedehana dan primitif yang terbuat dari tanah liat, batu dan lain sebagainya.
Gedung Karangasem atau Pavilium Karangasem dengan arsitektur Bali Timur menampilkan bermacam pameran benda- benda prasejarah, arkeologi sejarah, etnografi dan seni rupa serta beberapa lukisan mordern.
Jumlah koleksi Museum Bali yang telah tercatat dan masuk registerasi sebanyak 10.506 buah, termasuk naskah-naskah dan salinan lontar. Semua jenis koleksi didapatkan melalui membeli dari orang-orang di masyarakat, toko-toko kesenian hadiah-hadiah dan titipan. Beberapa kelompok koleksi yang sedang diinventarisasikan diantaranya koleksi stupa dengan materainya yang berjumlah ratusan buah, 8,5 kg uang kepeng, keramik asing (Eropa, Cina) dan porselin yang berasal dari Jepang, Cina dan Siam.
Menarik bukan? Mengapa tidak mengunjungi museum yang satu ini saat jalan-jalan di Denpasar.
Artikel Bali yang berhubungan:
Tags: museum bali, Museum di Bali, Museum di denpasar
Sewa mobil atau sepeda Motor?
Ngga ada transportasi di Bali, bisa sewa mobil di sini, sewa motor di sini, atau butuh transfer service dari airport ke hotel atau sebaliknya klik di sini
Bali Adventure
Tanjung Benoa Watersport Ayung Rafting Telaga Waja Rafting Bakas Levi Rafting Seawalker Wisata Gajah Taro ATV Riding Diving Snorkeling Odyssey Submarine Waterbom Bali
Paket Bali Cruise (Kapal pesiar)
Quicksilver Cruise Bali Hai Cruise Sunset Dinner Cruise
Paket Tour Keren
Paket Barong - Kintamani Paket Bedugul Tanah Lot Paket Kecak - Seafood Paket Besakih Tour Paket Watersport + Kecak + Seafood
Tiket Pertunjukan
Tari Kecak Tari Barong
Best Restaurant - Halal & Bagus
Seafood Pantai Jimbaran Mentari Resto (Bedugul) Resto Pacung Indah (Bedugul) Batur Indah (Kintamani)
» Kategori Museum di Bali

Tulis Komentar








