Mengunjungi Objek Wisata Pantai Candidasa
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Hotel murah 200 ribuan di Legian, Kuta?
200 meter dari Pantai Kuta, Kolam Renang, AC, room bersih, Air Panas
KLIK DI SINI
Candidasa adalah menjadi daerah tujuan utama dari para wisatawan yang datang ke Karangasem, terletak di wilayah Bugbug, Kecamatan Karangasem. Candidasa terkenal sebagai replika pantai Kuta karena sama – sama memiliki pasir putih. Sangat cocok untuk olah raga air seperti berenang, menyelam dan snorkling.
Cerita mengenai salah satu objek wisata ini adalah sebagai berikut.
Candidasa merupakan salah satu kawasan pariwisata yang dikembangkan mulai tahun 1983. Pada mulanya nama Candidasa merupakan nama sebuah pura, yaitu Pura Candidasa, yang terltak di atas bukit kecil dan dibangun pada abad ke-12 M. Memiliki potensi alam dan pantai yang mempesona dengan pasir putihnya.
Pantai berpasir putih tersebut sebenarnya bernama Teluk Kehen, namun dalam perkembangannya seiring ditetapkannya pantai tersebut menjadi obyek dan daya tarik wisata, maka pantai Teluk Kehen berubah nama menjadi kawasan pariwisata Candidasa sesuai dengan nama pura yang ada di wilayah itu.
Candidasa terletak di Dusun Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, berjarak 12 km dari Kota Amlapura dan sekitar 45 km dari Kota Denpasar. Pesona alam yang dikembangkan sebagai obyek wisata bahari ini dapat menjadi pilihan untuk melakukan berbagai aktifitas, seperti sun bathing, canoing, snorekling, fishing, trekking melalui perbukitan, dan yang tak kalah menariknya adalah keberadaan pulau-pulau kecil yang dapat dijangkau jaraknya dengan perahu nelayan (jukung).Pulau-pulau kecil tersebut menyimpan potensi panorama bawah laut berupa terumbu karang dan ikan hias.
Salah satu cerita yang menjadi mitos tentang keberadaan Pura Candidasa yang berkembang dan diyakini oleh masyarakat setempat adalah Arca Dewi Hariti yang terletak pada sebuah relung di bagian bawah tebing bukit. Konon dikisahkan bahwa Dewi Hariti pada mulanya adalah seorang yaksa dalam Agama Budha yang gemar memakan daging anak-anak. Namun setelah mendapat pencerahan ajaran Agama Budha, Sang Dewi kemudian bertobat dan berbalik menjadi pelindung dan penyayang anak-anak.
Arca Dewi Hariti selanjutnya dipahatkan bersama 10 orang anak-anak yang mengerubutinya, sebagai ciri pelindung, penyayang, dan juga sebagai perlambang kesuburan dan kemakmuran. Masyarakat setempat meyakini bahwa Dewi Hariti berarti ibu beranak banyak yang dapat memberikan anugerah kesuburan dan kemakmuran. Oleh karenanya maka tempat ini banyak didatangi dan dimanfaatkan oleh pasangan suami – isteri yang belum dikaruniai keturunan untuk memohon do’a dengan membawa sesajen yang dipersembahkan kepada Dewi Hariti.
Artikel Bali yang berhubungan:
- Wisata Agro di Pelaga
- Bersafari melihat kera-kera di Sangeh
- Pantai Nyang Nyang di Uluwatu
- Pantai Kuta Masih Berangin
- Menikmati keindahan Pantai Canggu
- Pantai Labuan Sait di dekat Uluwatu
- Berwisata di Pantai Suluban
- Berwisata di Taman Ujung
- Pura Taman Ayun
Sewa mobil atau sepeda Motor?
Ngga ada transportasi di Bali, bisa sewa mobil di sini, sewa motor di sini, atau butuh transfer service dari airport ke hotel atau sebaliknya klik di sini
Bali Adventure
Tanjung Benoa Watersport Ayung Rafting Telaga Waja Rafting Bakas Levi Rafting Seawalker Wisata Gajah Taro ATV Riding Diving Snorkeling Odyssey Submarine Waterbom Bali
Paket Bali Cruise (Kapal pesiar)
Quicksilver Cruise Bali Hai Cruise Sunset Dinner Cruise
Paket Tour Keren
Paket Barong - Kintamani Paket Bedugul Tanah Lot Paket Kecak - Seafood Paket Besakih Tour Paket Watersport + Kecak + Seafood
Tiket Pertunjukan
Tari Kecak Tari Barong
Best Restaurant - Halal & Bagus
Seafood Pantai Jimbaran Mentari Resto (Bedugul) Resto Pacung Indah (Bedugul) Batur Indah (Kintamani)
» Kategori Pantai di bali

1 Komentar untuk artikel “Mengunjungi Objek Wisata Pantai Candidasa”
Tulis Komentar









[...] Karangasem sekitar ±25 km dari Kota Amlapura – ibukota kabupaten – , 37 km dari obyek wisata Candidasa, dan sekitar 82 km dari Kota [...]