Asal Tidak Diklaim, Tari Pendet Dapat Ditayangkan untuk Promosi Pariwisata
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Hotel murah 200 ribuan di Legian, Kuta?
200 meter dari Pantai Kuta, Kolam Renang, AC, room bersih, Air Panas
KLIK DI SINI
Budpar.go.id – Direktur Promosi Luar Negeri, Ditjen Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) Prof.DR. I Gde Pitana mengatakan, tari pendet dalam iklan Visit Malaysia Year dapat ditayangkan sepanjang seni budaya asli Bali itu tidak diklaim sebagai milik Malaysia.
“Kita harus melihat konteks masalahnya. Karena dalam iklan pariwisata kita juga sering tampilkan Barongsai, sebagai daya tarik bahwa di Indonesia juga ada atraksi Barongsai. Tetapi kita tidak pernah mengklaim Barongsai itu milik Indonesia, melainkan seni budaya itu berasal dari Cina,” kata I Gde Pitana di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (21/8). I Gde Pitana menjelaskan hal itu menyusul gencarnya pemberitaan mengenai digunakan tari pendet Bali dalam iklan Visit Malaysia Year .
Menurut Pitana, tarian Pendet merupakan seni budaya asli Bali dengan demikian Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)-nya adalah milik masyarakat Bali. “Mengenai perlindungan HAKI atau Intellectual Property Rights bidang seni budaya, Depbudpar bersama Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham) telah melakukan nota kesepahaman (MoU), “kata Pitana seraya mengatakan, dengan adanya MoU itu diharapkan masing-masing daerah rajin untuk mendaftarkan karya seni budaya baik milik perorangan atau masyarakat ke Depkumham untuk mendapatkan perlindungan hukum.
Seperti diketahui di penghujung tahun 2007 Malaysia pernah menggunakan lagu Rasa Sayange untuk jingle kampanye Visit Malaysia Year yang kemudian mendapat protes keras dari masyarakat Indonesia. Terkait dengan hal itu Menteri Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia Rais Yatim dalam pertemuan dengan Menbudpar Jero Wacik ketika itu menegaskan bahwa Malaysia tidak pernah mengklaim lagu Rasa Sayange yang dijadikan jingle itu adalah milik Malaysia. (Pusformas)
Artikel Bali yang berhubungan:
- Masyarakat Jerman Sangat Antusias Salam Promosi Seni Budaya Indonesia
- Jabar Promosi Pariwisata di Bulgaria
- Kegiatan Promosi Pariwisata untuk Meningkatkan “Country Image” Menjadi Domain Depbudpar
- Pariwisata Indonesia Promosi di Slovakiatour
- Penabuh & Penari asal Jepang semarakkan PKB ke-30
- Bali Galang Dana Promosi Pariwisata Secara Terintegrasi
- Batam Gelar ‘Asian Watercross Championship 2009′ untuk Tarik Wisman Minat Khusus ‘Marine Tourism’
- Pementasan tari Barong di Batubulan
- Lombok Akan Menjadi Destinasi Pariwisata Kelas Dunia Tahun 2012
Sewa mobil atau sepeda Motor?
Ngga ada transportasi di Bali, bisa sewa mobil di sini, sewa motor di sini, atau butuh transfer service dari airport ke hotel atau sebaliknya klik di sini
Bali Adventure
Tanjung Benoa Watersport Ayung Rafting Telaga Waja Rafting Bakas Levi Rafting Seawalker Wisata Gajah Taro ATV Riding Diving Snorkeling Odyssey Submarine Waterbom Bali
Paket Bali Cruise (Kapal pesiar)
Quicksilver Cruise Bali Hai Cruise Sunset Dinner Cruise
Paket Tour Keren
Paket Barong - Kintamani Paket Bedugul Tanah Lot Paket Kecak - Seafood Paket Besakih Tour Paket Watersport + Kecak + Seafood
Tiket Pertunjukan
Tari Kecak Tari Barong
Best Restaurant - Halal & Bagus
Seafood Pantai Jimbaran Mentari Resto (Bedugul) Resto Pacung Indah (Bedugul) Batur Indah (Kintamani)
» Kategori Berita Bali

Tulis Komentar








