Penjor untuk upacara di Bali
Ditampilkan oleh Admin
Kalau lagi jalan-jalan di Bali saat ada perayaan agama, mungkin Anda akan sering menyaksikan parade indah penjor di depan rumah penduduk atau juga di jalanan yang Anda lewati.
Penjor biasanya dipasang 2 hari atau sehari sebelum pelaksanaan upacara seperti Galungan dan upacara yang di pura-pura desa.
Penjor dalam tradisi lokal diyakini sebagai perlambang Gunung, tempat yang tertinggi dan sebagai tempat bersemayam para dewa dan kekuatan suci.
Segala pala bungkah- pala gantung dan sesajen pada sanggah penjor, melambangkan persembahan terhadap Bhatara di Gunung Agung (Bhatara Giri Putri).
Seperti kita ketahui, Gunung adalah sumber dari kesuburan dan akhirnya ke kemakmuran.
- Hanya penjor yang menggunakan unsur lengkap (sanggah, padi, pala bungkah dan sebagainya) dapat dipergunakan dalam upacara keagamaan menurut fungsinya.
- Penjor untuk dekorasi (bukan Upacara keagamaan) tidak diperbolehkan mempergunakan unsur- unsur tersebut di atas, tetapi hanya menggunakan hiasan- hiasannya saja (bila dengan sampian hendaknya tanpa porosan).
» Kategori Budaya Bali

Pasang Iklan di sini? Hubungi kami di (0361) 7977824
Tulis Komentar








