Penjor untuk upacara di Bali

Ditampilkan oleh Admin

Kalau lagi jalan-jalan di Bali saat ada perayaan agama, mungkin Anda akan sering menyaksikan parade indah penjor di depan rumah penduduk atau juga di jalanan yang Anda lewati.

Penjor biasanya dipasang 2 hari atau sehari sebelum pelaksanaan upacara seperti Galungan dan upacara yang di pura-pura desa.

Penjor dalam tradisi lokal diyakini sebagai perlambang Gunung, tempat yang tertinggi dan sebagai tempat bersemayam para dewa dan kekuatan suci.

Segala pala bungkah- pala gantung dan sesajen pada sanggah penjor, melambangkan persembahan terhadap Bhatara di Gunung Agung (Bhatara Giri Putri).

Seperti kita ketahui, Gunung adalah sumber dari kesuburan dan akhirnya ke kemakmuran.

  1. Hanya penjor yang menggunakan unsur lengkap (sanggah, padi, pala bungkah dan sebagainya) dapat dipergunakan dalam upacara keagamaan menurut fungsinya.
  2. Penjor untuk dekorasi (bukan Upacara keagamaan) tidak diperbolehkan mempergunakan unsur- unsur tersebut di atas, tetapi hanya menggunakan hiasan- hiasannya saja (bila dengan sampian hendaknya tanpa porosan).

» Kategori Budaya Bali




Pasang Iklan di sini? Hubungi kami di (0361) 7977824

Tulis Komentar




  • Tanya Jawab

      Membutuhkan informasi tentang Bali? Kami menyediakan layanan via Telp. (0361) 7977824

      YM : sheva381142

      Skype : raracom.bali

      MSN : raracom.bali

      A member of:

      Temukan kami di :