Belajar Mepantigan di Bali
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Di sebuah sekolah alam berstandar internasional di Bali, tampak beberapa orang bersiap-siap untuk melakukan sebuah acara. Nama acaranya adalah Mepantigan.
Seorang guru tampak memimpin pemananan sebelum acara mepantigan. Mepantigan berarti saling membanting dan didasari oleh seni pencak silat lokal Bali.Mepantigan merupakan gabungan seni Pencak Silat, Yudo, Capoera dan seni beladiri lainnya.
Semua peserta menuju arena pertandingan untuk berlatih. Arena untuk latihan adalah Lumpur yang erat kaitannya dengan padi, sebagai simbul penghormatan kepada dewi Sri sebagai dewi kemakmuran.
Ritual berdoa di depan patung dewi sripun dilakukan sebelum mepantigan dilakukan.
Teknik bantingan, teknik roling dan teknik menjatuhkan lawan adalah beberapa teknik yang paling sering dilatih. Dalam setiap pertandingan Mepantigan akan dipimpin oleh beberapa orang wasit yang disebut Kelian.
Dalam satu pertandingan berlangsung 2 ronde, 1 ronde 3 menit. Dalam mepantigan tidak diperbolehkan memukul, menendang, mengigit dan menyerang kemaluan.
Dilatarbelakangi oleh Kebo Iwa adalah panglima militer Bali di awal abad ke 14. Kebo Iwa melatih prajurit seni berperang dan dengan umumnya dengan teknik-teknik mepantigan dan Beliau sangat menguasai seni perang.
Kebo Iwa dianggap sangat berjasa bagi masyrakat Bali karena menghindarkan masyrarakat Bali dari invasi Majapahit sebelum akhirnya dibunuh oleh Patih gajah Mada.
Pada saat pertunjukan, semua peserta akan memakai kostum sesuai dengan peran masing-masing. Lakon yang dimainkan adalah peperangan antara pasukan Gajah Mada dan Kebo Iwa.
Akhirnya semua prajurit Kebo Iwa bisa dikalahkan oleh Gajah Mada. Dan tinggallah Kebo Iwa dan Gajah Mada.
Pertempuran selalu diwarnai dengan mepantigan dan perang api (terbuat dari daun kelapa yang dibakar atau dikenal dengan danyuh di Bali).
Setelah Patih Kebo Iwa meninggal, datanglah pemangku (pemimpin upacara dalam agama Hindu) dan memercikkan tirta, mendoakan agar arwah Kebo Iwa tenang di alam surga.
Sebagai penutup, muncullah Dewi Sri, Dewi kemakmuran yang menyerukan umat manusia untuk hidup dengan tenteram.
Pencarian :,, artikel terkait museum kebo iwaKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: gajah mada, kebo iwa, mepantigan, sekolah Kategori Budaya Bali, Tradisi
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
1 Komentar untuk artikel “Belajar Mepantigan di Bali”
Tulis Komentar





Peen tau lebih tentang dimana bisa belajar beladiri ini, dan lebih mendalami sejarah beladirinya.