Wisatawan Asing Senang Naik Cidomo
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Media-indonesia.com – Kendaraan khas tradisional Lombok yang dikenal dengan cikar dokar motor (Cidomo) tidak hanya disukai masyarakat Lombok, tetapi juga wisatawan, terutama wisatawan mecanegara.
Sejumlah wisatawan asing di objek wisata Gili atau Pulau Kecil, yakni Gili Air pada Senin (28/9), terlihat naik kendaraan sejenis dokar itu untuk melihat keindahan pantai Gili Air, di Kabupaten Lombok Utara.
Salah seorang sais atau kusir cidomo Baharudin, 40, di Gili Air mengatakan, untuk sekali keliling dengan rute sekitar tiga km wisatawan membayar Rp50.000.
Di Gili Air tidak ada transportasi kecuali cidomo. Hal ini sudah menjadi kesepakatan masyarakat, agar masyarakat bisa hidup dengan mencari nafkah sebagai kusir cidomo. Untuk menuju Gili Air wisatawan harus menyeberang dengan menggunakan sampan dengan membayar tiket Rp8.000 per orang untuk sekali jalan.
Menurut Baharudin, tamu biasanya ramai pada Agustus bahkan tamu tidur di berugak atau tempat istirahat di pinggir pantai karena tidak dapat kamar. “Pada bulan Agustrus pemasukan bisa mencapai Rp300.000 per hari sementara di bulan lainnya hanya Rp100.000 per hari bahkan bisa kosong,” katanya.
Cidomo tidak hanya ada di Gili Air, tetapi lebih banyak lagi jumlahnya adalah di Kota Mataram, NTB yang mencapai 900 codomo dan ini merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Kota Mataram.
Menurut Anggota DPRD Kota Mataram, Didi Sumadi, keberadaan cidomo di daerah ini sulit diganti dengan alat transportasi lainnya apalagi dihapus. “Sebelumnya ada wacana cidomo diganti dengan becak, karena dinilai membuat jalan menjadi kotor, namun wacana tersebut kini hilang sendiri,” katanya.
Yang perlu dipikirkan sekarang ini adalah bagaimana supaya cidomo tidak lagi membuat jalan-jalan menjadi kotor disebabkan oleh kotoran kuda.
Kalau dilihat sudah ada usaha yang dilakukan oleh setiap pemilik cidomo, yakni dengan memasang karung dibelakang pantat kuda, sehingga jika kuda berak tidak jatuh ke jalan. “Namun upaya tersebut dinilai kurang efektif, karena karung yang dipasang dibelakang pantat kuda terkadang kurang pas, sehingga kotoran kuda sering jatuh,” jelasnya. (Ant/OL-04)
Image : vibizlife.com
Pencarian :,, cidomo, sejarah cidomoKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: cidomo lombok, kendaraan di lombok, naik cidomo lombok, wisata lombok Kategori Berita Bali
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tulis Komentar




