Pragmentari Palegongan “WATU GUNUNG” Tampil di PKB

DISKON MURAH AGUSTUS - SEPTEMBER - OKTOBER 2016VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 270.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 275.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 655.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 8805.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 405.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 275.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 300.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.800.000 545.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 350.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 130.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 280.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 90.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 70.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 115.000 / orang
WaterbomRp.320.000 275.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 220.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.590.000 499.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 420.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
Rumah makan enak halal + nasi kotak Bali Rp.30.000 15.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>

www.e-kuta.com - Pragmentari palegongan dengan judul “Watu Gunung” yang di bawakan sanggar Pelangi Nusantara Denpasar pimpinan I Ketut Arcana ini, selasa malam (23/6) tampil di PKB XXXI. Judul ini diangkat dari kisah seorang anak yang bernama watu gunung. Yang dimana anak ini memiliki kelakuan yang sangat beringas. Kisah pragmentari pelegongan ini sangat menarik. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya penonton yang datang untuk menyaksikan pertunjukan pragmentari pelegongan ini. Bukan saja masyarakat lokal, dari kalangan wisatawan mancanegara juga turut menyaksikan pagelaran pragmentari palegongan ini.

Lebih lanjut I Ketut Arcana yang di temui sebelum pementasan mengatakan watu gunung kisah dari kerajaan Mandala Giri yang dimana raja memiliki dua isteri. Karena lama tidak memiliki anak sang raja akhirnya pergi kegunung. Kedua istri sang raja mengikuti jejak sang raja pergi kegunung. Digunung yang sangat indah akhirnya salah satu dari istri sang raja hamil dan melahirkan seorang anak berbadan besar, berkulit hitam, dan lama kelamaan anak yang diberi nama Watu Gunung ini memiliki kelakuan yang bringas. Karena kebringasannya ibunya memukul kepala watu gunung. Watu gunung pun pergi dan menunjukan kekuatannya menaklukkan 27 kerajaan. Tinggal lagi satu kerajaan yang tidak bisa Ia taklukan yaitu kerajaan Mandala Giri. Di kerajaan Mandala Giri Watu Gunung bertemu ibunya dan menikah dengan ibunya. Setelah ibunya tahu bahwa yang dinikahinya itu anaknya akhirnya ibunya mencari akal dan memerintahkan Watu Gunung untuk mencari paru-paru Dewa Wisnu. Ia bertemu Dewa
Wisnu dan Dewa Wisnu mengiyakan permintaan Watu Gunung tapi dengan syarat Dewa Wisnu meminta leher Watu Gunung. Dewa Siwa bersabda. Watu gunung tidak bisa dibunuh tidak siang, dan tidak malam akhirnya Dewa Wisnu berubah menjadi seekor naga dan mematok kepala Watu Gunung pada waktu senja hari akhirnya Watu Gunung terbunuh.

Sebelum menampilkan pragmentari Watu Gunung sanggar ini mengawali pementasannya dengan menampilkan tabuh “Bintang Siang”. Menurut I Ketut Arcana tabuh ini merupakan tabuh petegak. Atau lagu yang dipergunakan sebagai ilustrasi pada acara-acara tertentu sebelum acara resmi dimulai. Selain menampilkan tabuh bintah siang sanggar ini juga menampilkan tari penyambutan “Puspa Kencana”. I Ketut Arcana mengatakan tari ini terinspirasi oleh tingkah laku para gadis yang sedang menghias diri dalam mempersiapkan persembahan upacara yang akan dihaturkan kepada Tuhan. (Pur)

Sumber : www.denpasarkota.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *