Lomba Desa Adat Tingkat Provinsi Bali
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Badungkab.go.id – Desa Adat Kerobokan merupakan duta Kabupaten Badung dalam lomba Desa Adat Tingkat Provinsi Bali tahun 2009. Tim Provinsi Bali yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I.B Sedewa mengadakan penilaian, Kamis (5/11). Acara penilaian ini dihadiri Bupati Badung AA. Gde Agung SH, Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta, Sekda Badung I Wayan Subawa SH,MH masing-masing berserta Nyonya serta Kabag, Kadis, Kepala Kantor dan Kepala Badan serta para Camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Bendesa Adat Kerobokan AA. Kompyang Suteja melaporkan, luas Desa Adat Kerobokan 1.750 HA dengan 1 pura Dang Kahyangan, 1 pura Desa, 1 pura Puseh, 8 pura Dalem dan 247 pura Kawitan. Jumlah penduduk sebanyak 23.444 jiwa yang terdiri dari; pria 11.521 jiwa dan wanita 11.923 jiwa dengan mata pencaharian sebagai anggota TNI/Polri, PNS, Dagang, Tukang, Wiraswasta, Karyawan swasta, Petani, Nelayan dan yang lainnya. Adapun batas-batas wilayahnya di sebelah Timur Desa Pakraman Ubung, Desa Pekraman Padangsambian dan Desa Pekraman Denpasar, di sebelah Selatan Desa Adat Seminyak, di sebelah Barat Desa Adat Tandeg, Desa Adat Padonan dan Desa Adat Canggu serta di sebelah Utara Desa Adat Padang Luwih dan Desa Adat Dalung.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Badung AA. Gde Agung SH, dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung terlaksananya lomba Desa Adat agar tetap ajeg, yang nantinya dapat dipakai sarana pembinaan. Pelaksanaan lomba Desa Adat ini sesuai dengan Tatwa Agama yaitu Tri Hita Karana yang meliputi Parahyangan dengan memperbaiki bangunan-bangunan pelinggih serta melakukan upakara yadnya, Pawongan agar mampu menjaga wilayah Desa Adat dengan menjaga keamanan dan ketentraman antar warga yang berpatokan dengan awig-awig sebagai sepat siku-siku didalam memecahkan suatu permasalahan dan Palemahan harus dijaga agar tetap asri dan lestari sehingga terciptanya kenyamanan yang secara langsung dapat menjamin kesehatan.
Sementara itu Ketua Tim Penilai IB. Sedewa mengatakan, Desa Pekraman/Desa Adat merupakan suatu lembaga tradisional yang mempunyai ciri khas dengan memiliki Prejuru, masyarakat, kekayaan dan awig-awig. Berdasarkan ciri khas tersebut Desa Pekraman/Desa Adat mempunyai tugas untuk mengatur pelaksanaan adat, budaya dan Agama disamping sebagai mitra kerja Pemerintah didalam pelaksanaan pembangunan di Bali. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota agar keberadaan Desa Pekraman/Desa Adat dapat menjadi benteng budaya Bali untuk selanjutnya. Lomba Desa Adat merupakan salah satu pembinaan sebagai sarana untuk mengajegkan pelaksanaan Dresta dan Sima Adat yang sudah sering dilaksanakan khususnya pelaksanaan Tri Hita Karana. Adapun yang akan dinilai berkitan dengan Tri Hita Karana yaitu; Sukerta tata Parahyangan, Sukerta tata Pawongan dan Sukerta tata Palemahan. Tujuan lomba bukan semata-mata untuk mendapatkan juara melainkan sebagai sarana untuk meningkatkan suka duka serta pelaksanaan Adat, Budaya dan Agama.
Sumber : www.badungkab.go.id
Pencarian :,, cara mempertahankan keberadaan pasar tradisional di desa adat badung, desa adat adalah, permainan tradisional provinsi baliKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: badung, bupati badung, desa adat bali, desa adat kerobokan, Dinas Kebudayaan Provinsi, lomba desa adat bali Kategori Berita Bali
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tulis Komentar




