Investasi di Bidang Pariwisata Masih Terkonsentrasi pada Hotel dan Restoran
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Budpar.go.id – Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Depbudpar Firmansyah Rahim mengatakan, investasi di bidang pariwisata masih terkonsentrasi pada dua bidang usaha tradisional yakni hotel dan restoran, sedangkan sebelas bidang usaha pariwisata lainnya kurang diminati investor.
“Kondisi ini menjadi tantangan bagi kita bersama, bagaimana agar calon investor di masa mendatang mau menanamkan modalnya untuk membangun resort atau usaha pariwisata lainnya di luar hotel dan restoran,” kata Firmansyah Rahim seusai membuka Rakernas Pengembangan Destinasi Pariwisata di Mercure Convention Hotel, Ancol, Rabu (21/10).
Menurut Firmansyah, tahun ini nilai investasi di sektor pariwisata mencapai Rp 1,7 triliun, yang sebagian besar untuk usaha di bidang perhotelan, restoran, rumah makan, maupun usaha biro perjalanan wisata (BPW), sedangkan untuk usaha wisata lainnya yang mempunyai peluang besar seperti resort ataupun wisata medis belum banyak diminati.
Dikatakan, sebelum calon investor membangun resort, misalnya, mereka tentunya akan mempertanyakan lebih dahulu daya tarik apa yang ada di daerah tersebut ; seperti kemudahan perizinan, security lahan yang digunakan, serta aksesisbilitas dan infrastruktur yang ada. “Hal ini merupakan suatu kewajaran karena untuk membangun resort memiliki tingkat risiko tinggi karena rentang waktu modal kembali (Return of Investment/ROI) yang panjang,” katanya.
Untuk ini, kata Firmansyah, pemerintah daerah harus memiliki kemampuan dalam menyusun proposal yang baik, sehingga investor tertarik untuk masuk ke sana.
Rakernas diikuti peserta dari kalangan pejabat di lingkungan Depbudpar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar) dari 33 provinsi di seluruh Indonesia, dan sejumlah nara sumber antara lain pakar marketing Hermawan Kertajaya, Fadjar Ari Dewantoro, Sekjen DKP, Sekjen Dephut, dan Sekjen Dep. PU dengan topik bahasan seputar keterpaduan sektoral dan kewilayahan dalam meningkatkan destinasi pariwisata di tanah air yang berdaya saing nasional, regional, dan global. (Pusformas)
Sumber : Budpar.go.id
Pencarian :,, investasi dalam kepariwisataan, artikel kewirausahaan di bidang perhotelan, berinvestasi di resort-hotel, makalah kewirausahaan perhotelan, modal membuat hotel resort, peluang kerja dalam pariwisata, peluang usaha di bidang pariwisata dan perhotelan, prospek kerja di bidang perhotelan di bali, sumber modal dalam pariwisataKERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: driver bali, hotel restoran bali, rent car resmi bali, sewa supir bali, supir ramah di bali Kategori Berita Bali
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tulis Komentar




