Bupati se-Bali Bertemu di Tanah Lot
By Paket Tour Murah Bali & Jual Beli Properti Rumah, Tanah, Sewa /Kontrak Ruko, Apartemen Bali
Diskon GILA-GILAAN khusus BULAN INI !
Mau main watersport Tanjung Benoa SUPER MURAH dengan DISKON hingga 60%
KLIK DI SINI
Mau sewa mobil atau sepeda motor murah di Bali?
Tersedia aneka sepeda motor, Mobil Toyota alphard, Avanza, Karimun dll
KLIK DI SINI
Tabanan – Bupati se Bali, Senin (4/1) siang, menggelar pertemuan di Restoran Melasti, Tanah Lot, Beraban ,Kediri. Dalam pertemuan rutin tersebut, tiga bupati berhalangan hadir yakni, Bupati Buleleng Putu Bagiada, Bupati Kelungkung Wayan Candra dan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra. Pada kesempatan itu para pimpinan daerah saling berbagi informasi dan pengalaman dalam memimpin didaerah masing-masing, termasuk menangani permasalahan yang terjadi didaerahnya masing-masing. Hal itu menjadi penting, guna dijadikan refrensi oleh para pimpinan daerah dalam menjalankan swadharmanya masing-masing memberikan pelayanan kepada masyarakatnya.
Bupati Tabanan , Ni Putu Eka Wiryastuti selaku tuan rumah, dipercaya memimpin langsung pertemuan silahturahmi rutin antara pimpinan daerah tersebut. Pada kesempatan itu Bupati Eka Wiryastuti mengungkapkan, pertemuan silahturahmi antar Bupati/Walikota se-Bali tersebut sangat penting, dalam upaya saling bertukar informasi dan pengalaman dalam memimpin daerah masing-masing. “ Pertemuan semacam ini perlu terus dilanjutkan dan dilakukan lebih intens, sehingga kita bisa melaksanakan tugas-tugas pelayanan masyarakat kedepan yang lebih baik,” ujarnya
Bupati Eka menambahkan, masing-masing Kabupaten memiliki potensi, baik potensi sumber daya alam, sumber daya manusia termasuk potensi konflik. Dengan duduk bersama antara pemimpin daerah, akan bisa saling menukar pengalaman, sehingga penanganan masalah disatu daerah bisa dijadikan refrensi oleh daerah lainnya untuk mengantisipasi timbulnya masalah serupa.
Disamping sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah, karakter masyarakatnya juga sangat beragam, sehingga membutuhkan cara penanganan masalah yang berbeda pula.
Yang jelas, kata Bupati Bangli Made Gianyar suatu masalah sebaiknya bisa ditangani lewat tiga pendekatan yakni, pendekatan secara yuridis, sosiologis dan filosofi. “ Dengan tiga pendekatan seperti itu akan bisa dicegah terjadinya benturan antara pimpinan daerah dengan masyarakat. Harapan kita setiap masalah yang timbul bisa diselesaikan secara sinergis,” ujarnya.
Guna mencegah berkembangnya opini yang membingungkan masyarakat, Bupati Gianyar Cokorda Oka Ardana Sukawati ( Cok Ace) mengungkapkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait peraturan perundangan yang berlaku dimasyarakat, sehingga dengan demikian masyarakat akan lebih cerdas menyikapi opini yang berkembang di masyarakat. “ Kita tidak bisa tutup mata terhadap opini yang berkembang di masyarakat. Dengan bekal pemahaman yang jelas dan benar oleh masyarakat tentang peraturan perundangan yang berlaku, mereka akan lebih cerdas mengambil sikap dan tidak gampang terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Bupati Karangasem, Wayan Geredeg. Dia berharap dengan bekal pemahaman yang jelas dan benar oleh masyarakat, upaya-upaya pihak tertentu yang ingin membenturkan Bupati/Walikota dengan masyarakatnya bisa diteksi sedini mungkin dan diambil langkah-langkah pencegahan yang cepat dan tepat.
Plt. Bupati Jembrana, Sunendra lebih menekankan pada penegakan hukum dan sangsi atas pelanggaran yang terjadi. Di Jembrana kata dia, justru masyarakat yang memungut ranting pohon yang dirambah penebang liar, kena sangsi dan penebang pohon yang nota bena penebang liar bebas berkeliaran.
Disamping itu selaku pejabat Bupati Jembrana telah mereposisi sumber daya manusia yang ada dilingkungan Pemkab Jembrana. Hal itu menjadi sangat penting, karena sumber daya kalau ditempatkan pada posisi yang salah, akan berdampak kurang baik terhadap pelayanan publik. “ Kami telah mereposisi beberapa pegawai di Jembrana dan kami kembalikan pada posisi yang pas, sehingga mereka bisa memberikan pelayanan maksimal dan merasa nyaman dalam melaksanakan swadarmanya,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Badung, Anak Agung Gede Agung memang sejak awal menyambut pertemuan silahturahmi antar Bupati/Walikota se –Bali. Dalam pertemuan itu kata dia, para pimpinan daerah bisa berdialog, terkait tugas dan fungsinya serta permasalahan yang terjadi. Dia berharap, pertemuan seperti itu bisa menyelaraskan langkah untuk memimpin daerah masing-masing yang bermuara pada kepentingan Bali secara umum. “ Pertemuan semacam ini kita harapkan akan bisa melahirkan kesepakatan-kesepakatan yang pada intinya untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.
Disamping itu kata Anak Agung Gede Agung, kesepakatan yang ada, akan bisa saling melengkapi antara pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, karena kita berada pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). @humas tabanan.
Sumber : http://tabanankab.go.id/berita/pemerintahan/447-bupati-se-bali-bertemu-di-tanah-lot
KERJASAMA PEMASARASAN PROPERTYTags: beraban kediri, bupati tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, restoran melasti, tanah lot Kategori Berita Bali
Anda memiliki property DI Bali yang dijual/disewakan? Anda sales property, agent property atau developer? Kami siap bekerjasama memasarkan property Anda melalui internet dengan puluhan website seperti www.baliapartemen.com, www.baliruko.com dan lain-lain dengan prinsip kejujuran. Hub. 081 238 23624
Tulis Komentar




