Paket sewa mobil + Bensin + Driver. Harga bagus dan driver bersahabat
Powered by MaxBlogPress 





Ogoh-Ogoh SBY Seberat 1 Ton Masuk MURI

Ditampilkan oleh Admin

Beritabali.com - Berbagai cara dilakukan warga untuk menunjukkan dukungan kepada capres pilihannya. Di Denpasar Bali, pendukung capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat ogoh-ogoh atau patung raksasa capres SBY. Patung raksasa setinggi sembilan meter lebih ini kemudian dicatat dalam Museum Rekor Indonesia atau MURI.

Ogoh-ogoh atau patung raksasa SBY yang terbuat dari stereoform (gabus) dan besi ini mempunyai tinggi 9,9 meter dan berat kurang lebih satu ton. Ogoh-ogoh ini dibuat dalam waktu satu minggu oleh 12 orang seniman ogoh-ogoh dari Desa Sesetan Denpasar.

Setelah jadi, ogoh-ogoh yang menghabiskan biaya Rp 60 juta ini, hari ini dipamerkan di Lapangan Kapten Japa Denpasar. Di lapangan ini, ogoh-ogoh SBY diarak sejumlah orang diiringi tari kecak, gambelan jegog, dan formasi manusia dengan bendera warna-warni.

Museum Rekor Indonesia atau MURI kemudian mencatat ogoh-ogoh SBY ini sebagai replika capres terbesar di Indonesia. Ogoh-ogoh SBY tercatat sebagai rekor MURI ke 3978.

“Pembuatan patung raksasa ini merupakan bentuk dukungan dari penggemar SBY. Mudah-mudahan ini bisa menarik perhatian warga sehingga SBY bisa terpilih kembali sebagai presiden,” kata Suratto, Ketua Umum Gerakan Pro SBY. (bob)

» Kategori Berita Bali | Isi komentar

Januari-Mei 2009 Kunjungan Wisman dari Australia Tumbuh 26,25%

Ditampilkan oleh Admin

Budpar.go.id - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Australia ke Indonesia pada Januari-Mei 2009 sebesar 165.137 orang atau tumbuh 26,25% dibanding periode sama tahun lalu. Sementara selama lima bulan pertama Januari-Mei 2009 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebesar 2.413.638 orang atau tumbuh 1,69% dibanding Januari-Mei 2008 sebesar 2.373.540 orang, demikian keterangan DR.Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Depbudpar di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (3/7).

Dikatakan, dari sepuluh fokus pasar utama kunjungan turis dari Australia pada lima bulan pertama tahun ini mengalami pertumbuhan tinggi 26,25%, hal serupa juga terjadi pada wisman dari Timur Tengah, Eropa dan Cina yang masing-masing tumbuh 42,04%, 10,23%, dan 18,96%.  Sementara wisman dari Singapura, Jepang, Korsel mengalami pertumbuhan menurun yakni masing-masing minus 6,27%, minus 13,80% dan minus 27,28%.

Menurut Sapta bila pertumbuhan pariwisata pada Januari-Mei  sebesar 1,69% ini dapat bertahan hingga akhir 2009, dipastikan target kunjungan wisman tahun ini sebesar 6,5 juta orang akan tercapai. (Pusformas)

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Konser “Indonesia-A Touch of Harmony” di Sydney Opera House, Australia

Ditampilkan oleh Admin

Budpar.go.id - Dalam rangka mensukseskan program pemerintah Visit Indonesia Year 2009dengan pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 6,5 juta, maka berbagai upaya pemasaran pariwisata dilakukan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata ke beberapa fokus pasar utama yang salah satunya adalah Australia.

Australia merupakan negara tetangga Indonesia yang kunjungan wisatawannya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, walaupun masih diberlakukan travel warning oleh pemerintah Australia.

Kunjungan wisatawan Australia ditargetkan hingga akhir Desember 2009 sebesar 480.000. Hingga akhir Mei 2009 kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia mencapai 165.137 kunjungan, naik sebesar 26,25 % jika dibandingkan pada tahun 2008 dengan jumlah kunjungan hanya sebesar 130.799 kunjungan atau mengalami kenaikan sebesar 34.338.

Untuk lebih meningkatkan kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia, Depbudpar melakukan berbagai kegiatan promosi di Australia , yang salah satunya adalah dengan menggelar konser simfoni Twilite Orchestra yang dipimpin oleh konduktor kenamaan Addie MS dengan tajuk INDONESIA ” A TOUCH OF HARMONY di Concert Hall Sydney Opera House, Sydney, Australia pada tanggal 21 Juli 2009.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah orkes simfoni Indonesia akan tampil di Australia, di sebuah gedung konser yang bergengsi dan bertaraf internasional, yaitu Sydney Opera House. Konser ini terlaksana berkat dukungan dan kerjasama antara Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI dan Konsulat Jenderal RI di Sydney serta Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Konser ini merupakan sebuah konser lintas budaya, dengan tujuan untuk semakin mempererat persahabatan antara kedua bangsa. Bila sebelumnya telah banyak misi kebudayaan Indonesia yang menampilkan beragam seni tradisional maupun artis penyanyi popular Indonesia pada publik Australia, kini akan ditampilkan Indonesia dari sisi seni yang lain, yaitu musik simfonik..

Tak dapat dipungkiri bahwa seni musik dari genre musik simfonik beberapa tahun ini telah berkembang cukup pesat di Indonesia, antara lain ditandai oleh semakin banyak acara-acara musik, baik di televisi maupun pertunjukan langsung, maupun gubahan musik popular dan film yang dikemas dengan iringan orkes simfonik.

Musik simfonik sendiri merupakan sebuah genre yang telah menjadi lingua franca dalam dialog musik di antara berbagai bangsa modern, sebuah media diplomasi yang sanggup memecah ketegangan di antara dua negara dan mempererat persahabatan di atas perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka.

Sebagai contoh adalah ketika Boston Symphony Orchestra tampil di Uni Soviet pada tahun 1956, Philadelphia Symphony Orchestra tampil di China pada tahun 1973, dan tahun lalu New York Philharmonic Orchestra tampil di Korea Utara. Peristiwa-peristiwa tersebut telah berhasil untuk memecah kekakuan hubungan antarbangsa.

Orkes dan musik simfonik telah menjadi tolok ukur kemajuan peradaban suatu bangsa, pun dapat berlaku sebagai flag carrier dari bangsa tersebut. Diharapkan dari pementasan konser ini dapat tercapai komunikasi yang lebih baik antara Indonesia dan Australia melalui bahasa musik yang universal tadi, yaitu musik simfonik.

Addie MS dan Twilite Orchestra telah bekerjasama dengan musisi dan artis penyanyi (tenor dan soprano) dari Australia sejak tahun 1995. Dalam kesempatan ini Addie MS dan Twilite Orchestra akan berkolaborasi bersama penyanyi tenor Australia, Stephen Smith, dan Juara Australian Idol tahun 2008, Jessica Mauboy. Sementara dari Indonesia, juga akan tampil bersama adalah duo pianis Levi Gunardi dan Johannes S. Nugroho, soprano Binu D. Sukaman, Utha Likumahuwa, dan paduan suara Twilite Chorus yang akan tampil bersama paduan suara Catholic Indonesian Community di Sydney. Dalam konser ini akan dibawakan karya-karya klasikal Barat dan karya-karya Indonesia, antara lain: Tabuh Tabuhan ciptaan Colin McPhee, Fantasia atas Tema Indonesia Pusaka Karya Ismail Marzuki ciptaan Joko Lemazh Suprayitno, Janger, Bengawan Solo, lagu-lagu daerah Indonesia yang dirangkai menjadi medley Nyanyian Negeriku oleh Singgih Sanjaya dan lainnya.

Sebelum penyelenggaraan di Sydney Opera House, Twilite Orchestra akan terlebih dahulu tampil di Jakarta pada tanggal 16 Juli 2009, pukul 19.30 WIB, di Ballroom XXI ” Djakarta Theater. (Pusformas)

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Tantangan Baru Arung Jeram di Sungai Melangit

Ditampilkan oleh Admin

bakas-levi1bakas-levi2bakas-levi4


Anda sudah pernah mencoba Ayung Rafting atau Telaga Waja? Pengen tantangan yang lebih extreme?  Ingin jeram-jeram yang lebih menantang? Coba rafting kami di sungai Melangit bersama Bakas Levi Rafting.

Rafting atau Arung Jeram, merupakan salah satu wisata petualangan favorit dicoba di mana saja, tentu juga di pulau dewata.

Melangit  adalah nama sungai dan dikenal sebagai tempat rafting paling bagus di Bali selain Ayung dan Telaga Waja, airnya yang bersih dan bening dan juga tantangannya yang bisa memacu adrenalin anda.

Sungai Melangit terletak di kawasan kabupaten Klungkung dan Karangasem, timur pulau Bali.

Di Bali banyak sekali ada provider yang menyediakan jasa paket rafting dengan harga bervariasi dan Ekuta sebagai agent penjualan paket rafting akan sangat selektif memilih partner untuk melayani jasa arung jeram ini.

Bakas Levi Rafting  adalah salah satu provider rafting paling bagus di Bali. Tentu dilihat dari pelayanan yang diberikan mulai dari penjemputan, pelayanan di tempat registrasi, kualitas boat untuk rafting dan tentunya restoran yang dimiliki.

Ekuta telah melakukan penjajakan ke beberapa provider dan merasakan sendiri fasilitas yang diberikan dan Bakas Levi Rafting adalah pilihan kami untuk Anda.

Harga :
Rp. 300.000 /orang

Harga sudah termasuk :
Transport PP, peralatan dan perlengkapan rafting, makan siang buffet halal, asuransi, handuk, shower

Ketentuan:
Minimum peserta 2 orang

Pemesanan :
Hubungi (0361) 2786524, email : sales@e-kuta.com

» Kategori Bali Adventure, Rafting di Bali | Isi komentar

Indonesia Terbaik di Pameran Wisata Lublin

Ditampilkan oleh Admin

Indonesia memperoleh penghargaan terbaik pada Pameran Wisata Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 di Lublin, Polandia timur, pekan silam.

Stan Indonesia yang diwakili KBRI Warsawa itu mendapat penghargaan terbaik pada kategori “Active Promotion on the Values of the Country”, demikian juru bicara KBRI Warsawa, Any Muryani, kepada Antara London, Kamis (11/6).

Piagam penghargaan diserahkan panitia kepada Sekretaris Pertama Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, mewakili Duta Besar.

Ia menuturkan, salah satu yang menjadi penilaian positif dewan juri adalah partisipasi aktif KBRI Warsawa dalam acara budaya di panggung utama. Dalam pameran itu, stan KBRI menampilkan berbagai barang kerajinan rakyat dan suvenir Indonesia sehingga menarik perhatian pengunjung.

Selama pameran, Pastor Vinsensius Adi Gunawan Meka SVD, warga Indonesia bermukim di Lublin, memandu acara perkenalan budaya dan penjelasan mengenai daerah tujuan wisata unggulan Indonesia.

KBRI Warsawa menampilkan atraksi pencak silat yang didemonstrasikan staf lokal KBRI, Eko Winardi, sementara workshop musik angklung dengan membawakan lagu Polandia serta acara tari Poco-poco dipandu Pastor Vinsensius.

Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 merupakan salah satu dari pameran wisata terbesar di Lublin, yang juga menjadi ibu kota Provinsi Lublin.

Pameran dibuka secara resmi oleh Gubernur Lublin, Grabczyk Krzysztof, yang selanjutnya mengadakan pembicaraan dengan Dubes RI, Hazairin Pohan, mengenai berbagai bidang kerja sama yang potensial dalam mengisi hubungan bilateral antara RI dan Polandia.

Dubes RI mengajak partisipasi pengusaha di Lublin untuk mengikuti berbagai program promosi investasi dan perdagangan di Indonesia yang akan diselenggarakan September-November mendatang.

Indonesia pertama kalinya berpartisipasi pada pameran wisata, sekaligus menjajaki potensi ekonomi perdagangan yang kian berkembang berkat kucuran dana terbesar dari UE jatuh pada provinsi ini.

Menurut penyelenggara, pameran wisata kali ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari berbagai perusahaan wisata dan instansi pemerintah.

Dari luar negeri kebanyakan hadir adalah pengusaha dari Ukraina, di samping beberapa Kedutaan Besar dan Konsul Kehormatan dari Ukraina, Sri Lanka, dan Indonesia.

Menurut Fungsi Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, kehadiran Indonesia dalam berbagai pameran di berbagai provinsi/kota Polandia sangat membantu mendorong peningkatan jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia.

Dalam era otonomi daerah Polandia, potensi ekonomi justru terdapat di daerah-daerah dengan sasaran utama untuk pembentukan jejaring ekonomi/perdagangan.

http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/06/11/07182229/Indonesia.Terbaik.di.Pameran.Wisata.Lublin.

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Budpar Fasilitasi Pendaftaran HAKI Kesenian Tradisional

Ditampilkan oleh Admin

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan menfasilitasi pendaftaran untuk mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) atas berbagai bentuk kebudayaan daerah, mulai dari kesenian tradisional hingga ragam kuliner.

“Malah 100 kesenian tradisional yang mendaftar pertama akan dibebaskan dari biaya pendaftaran,” kata Dirjen Nilai Budaya, Seni, dan Film Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Tjetjep Suparman, seusai membuka Pekan Budaya, Seni, dan Film di Cirebon, Senin.

Menurut Tjetjep Suparman, untuk itu, jajaran di daerah diminta untuk segera mengumpulkan segala permainan tradisional, kesenian, ragam kuliner, dan kerajinan yang selama ini tetap berkembang dan dilestarikan di daerah masing-masing.

“Daftar sebanyak-banyaknya ke kita, dan nanti data itu akan diolah, diteliti, dan kemudian didaftarkan untuk mendapatkan HaKI,” katanya.

Dia mengatakan, tidak ada target jumlah untuk mendapatkan HaKI bagi kesenian tradisional itu, karena untuk di Cirebon saja begitu banyak ragam kesenian hingga kuliner yang bisa dimintakan HaKI-nya.

Menanggapi permintaan Debudpar itu, Putra Mahkota Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat mengatakan, usulan itu merupakan kebijakan yang sesuai dengan perkembangan jaman.

Menurut dia, selama ini memang banyak sesuatu tradisi yang berjalan begitu saja seperti adanya dan dianggap sebagai hal yang biasa.

“Begitu ada negeri lain yang mempromosikan sesuatu yang kita punya baru kita menyadari pentingnya hal itu,” katanya.

Dia menyebut sejumlah kesenian tradisional yang dimiliki Cirebon yang bisa dimintakan HaKi-nya, seperti tari topeng dengan tujuh ragamnya,  hingga tari tayub.

Dia juga menyebut batik cirebon yang memiliki beberapa ragam, seperti keratonan, megamendung dan pesisiran, juga ragam hias kaca yang terus berkembang di daerah itu.

Dia menyatakan siap untuk membantu mengumpulkan ragam tradisional tersebut sambil menunggu instruksi dan prosedur cara pengirimannya.

http://oase.kompas.com/read/xml/2009/06/16/0330267/budpar.fasilitasi.pendaftaran.haki.kesenian.tradisional

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Masyarakat Jerman Sangat Antusias Salam Promosi Seni Budaya Indonesia

Ditampilkan oleh Admin

Teriakan Zugabe!!, Zugabe!! atau yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai lagi!!..lagi!!!.. kerap dilontarkan para penonton saat menyaksikan berbagai persembahan pertunjukan promosi seni dan budaya Indonesia di  kota Bremen, 25 Juni 2009

Setelah beberapa tahun sempat terhenti, kegiatan promosi seni budaya Indonesia “Indonesian Day” kembali diselenggarakan di kota tersebu, tepatnya disalah satu tempat kebanggaan kota, Universitas Breme. Kegiatan ini diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Bremen didukung oleh Konsulat Jenderal RI di Hamburg.

Tema acara tersebut adalah gambaran mengenai keanekaragaman seni dan budaya serta keindahan objek wisata  Indonesia.   Indonesian Day menampilkan pertunjukan budaya tradisional Indonesia antara lain tari-tarian, wayang kancil, konsert angklung, rampak kendang pameran foto dan kerajinan tangan, bahkan termasuk kuliner khas Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 orang pengunjung. Dalam sambutannya, Duta Besar RI Berlin, Eddy Pratomo menyampaikan apresiasinya kepada PPI dan masyarakat Indonesia di Bremen yang  didukung oleh KJRI Hamburg untuk menyelenggarakan Indonesian Day, sebagai bentuk nyata mempromosikan seni budaya dan pariwisata Indonesia dalam rangka Visit Indonesia Year 2009. Diharapkan acara serupa dapat dilaksanakan di Bremen dan juga kota lainnya.  Dubes RI juga mengajak para pengunjung untuk berkunjung ke Indonesia guna merasakan keindahan alam dan menikmati langsung kekayaan budaya Indonesia.

Pagelaran seni tari dan budaya yang diadakan di Theatersaal Universitas Bremen mempertunjukan seperti tari Cilinaya, tari Saman dan menyajikan lagu-lagu daerah, rampak gendang serta Wayang Kancil. Para penonton juga dihibur oleh konsert angklung persembahan dari pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Group Hamburg Angklung Orchestra. Lagu-lagu yang ditampilkan antara lain  Kicir-kicir, Jali-jali, Eddelweis, Halo-Halo Bandung dan Kopi Dangdut.

Dalam kesempatan ini, para pengunjung juga menikmati makanan khas Indonesia seperti gado-gado, kue-kue khas Indonesia, es cendol sambil melihat pameran foto yang menghiasi dinding lobby gedung theater Uni Bremen.

Penyelenggaraan promosi, mendapat sambutan yang hangat. Kegiatan tersebut berhasil memperkenalkan beragam  seni budaya Indonesia di Jerman, khususnya di Bremen. Kedepan, diharapkan makin banyak masyarakat Jerman yang akan mengetahui luasnya wilayah Indonesia, serta memiliki beraneka ragam seni budaya dan keindahan alam yang tersebar sebagai tujuan wisata di kepulauan Nusantara. (sumber : KJRI Hamburg)

http://www.deplu.go.id/?hotnews_id=4775

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Museum Gunung Api Batur

Ditampilkan oleh Admin

Museum Gunung Api Batur terletak di Taman Wisata Alam (TWA) Panelokan, Kintamani, Bangli, Bali. Menempati lahan seluas 1,09 hektar, museum yang diresmikan tanggal 10 Mei 2007 oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro ini memiliki panorama yang indah dan berhawa sejuk.

Keberadaan museum kini semakin melengkapi obyek wisata di kawasan Kintamani yang memang terkenal memiliki panorama alam yang elok. Sejak dibuka dua tahun lalu, Museum Gunung Api Batur telah dikunjungi wisatawan. Bahkan pada musim liburan anak-anak sekolah kunjungan wisatawan meningkat tajam.

Seperti pada hari Kamis (25/6/2009) siang, selain kedatangan delegasi pertemuan ASEAN Forum On Coal (AFOC) ke 7 juga tampak rombongan lain mengunjungi museum. Seperti rombongan keluarga besar TNI Angkatan Udara, rombongan sebuah SMA dari Temanggung, Jawa Tengah. Tampak pula rombongan wisatawan asing.

Pembangunan museum gunung api yang memiliki fungsi pendidikan, ilmu pengetahuan dan pariwisata ini antara lain dilandasi pertimbangan bahwa Indonesia tempat sekitar 13 % gunung api aktif di dunia. Jumlah ini lebih banyak di banding gunung api di Amerika, Jepang, Perancis, Italia dan negara lain. Saat ini terdapat 500 gunung api di Indonesia. Sebanyak 129 diantaranya dikategorikan sebagai gunung api aktif yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, NTT, Kepulauan Banda, Halmahera hingga Sulawesi.

Bangunan museum terdiri tiga lantai. Pada lantai 1, memasuki museum kita melangkah di Areal Loby. Di areal ini terdapat lukisan grafis tentang mitologi perpindahan sebagian puncak gunung Semeru di Jawa Dwipa Wetan (Jawa Timur) ke Bali Dwipa (Bali) oleh Bedawang Nala dkk atas perintah Hyang Pasupati. Setelah tiba di Bali, puncak gunung Semeru yang ditangan kanan menjadi gunung Agung. Sedang yang ditangan kiri menjadi gunung Batur.

http://www.esdm.go.id/berita/geologi/42-geologi/2636-mengenal-museum-gunung-api-batur-1-dikunjungi-banyak-wisatawan-.html

» Kategori Objek Wisata, Tempat Wisata | Isi komentar

Indonesia dan Suriname Tingkatkan Kerjasama kebudayaan

Ditampilkan oleh Admin

Hubungan sejarah Indonesia dan Suriname yang terjalin melalui migrasi keturunan Jawa ke Suriname pada tahun 1890 merupakan modal utama yang harus terus diperlihara bagi pengembangan hubungan kerjasama lebih lanjut kedua negara. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Deplu, Dubes Retno L.P. Marsudi dalam Forum Peningkatan Kerjasama di bidang kebudayaan Indonesia-Suriname di Hotel Borobudur, Jakarta.

Acara yang digelar Senin (29/06) ini diselenggarakan Deplu bekerjasama dengan Kedubes Suriname di Jakarta. Forum diskusi ini merupakan implementasi dari Persetujuan Kerjasama Kebudayaan yang ditandatangani kedua negara pada 15 Oktober 1997.

Forum diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang nyata untuk meningkatkan hubungan kerjasama baik di bidang kebudayaan maupun bidang lainnya.

Disepakati oleh peserta forum bahwa komunikasi lebih erat antara instansi terkait dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia dan Suriname perlu lebih dikembangkan untuk dapat merumuskan kegiatan-kegiatan yang nyata dan efektif di bidang kebudayaan, kesenian dan pendidikan.

Sesuai dengan semangat forum diskusi yang mengangkat topik kerjasama budaya, maka di tengah-tengah pelaksanaan forum ini ditampilkan pertunjukan tari Jawa klasik Golek dan tari Jaipong yang dibawakan oleh Wakil Dekan Bidang Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri dan siswa Institut Kesenian Jakarta. Selain itu, peserta Darmasiswa dari Suriname yang kini tengah mengikuti pendidikan di Yogyakarta juga berpartisipasi dengan memperagakan seni bela diri tanah air, pencak silat.

Tampil sebagai pembicara dalam forum tersebut adalah Duta Besar Republik Suriname untuk Indonesia, Angelic C. Alihusain del Castilho; Wakil Dekan Bidang Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri Institut Kesenian Jakarta, Maria Darmaningsih; Counsellor Kedutaan Besar Suriname di Jakarta, T. Saimbang; dan Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Djoko Dwiyanto.

Forum diskusi tersebut diikuti oleh wakil-wakil dari instansi Pemerintah, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, kalangan akademisi, pelaku seni, pengusaha film, pemilik sanggar seni, rumah produksi, stasiun TVRI, Metro TV, Kantor Berita ANTARA, ANRI, dan media massa.

Upaya pengembangan kerjasama di bidang kebudayaan akan menjadi salah satu agenda pokok Sidang ke-4 Komisi Bersama Indonesia-Suriname yang menurut rencana akan diadakan di Solo pada bulan November 2009. (Sumber: Dit. Amerika Selatan dan Karibia)

Sumber :http://www.deplu.go.id/?hotnews_id=4795

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Kegiatan Promosi Pariwisata untuk Meningkatkan “Country Image” Menjadi Domain Depbudpar

Ditampilkan oleh Admin

Budpar.go.id - Sekjen Depbudpar Wardiyatmo mengatakan, kegiatan promosi pariwisata untuk meningkatkan “Country Image” menjadi domain pemerintah (Depbudpar-Red), sedangkan promosi produk dan destinasi (daerah tujuan wisata daerah)  akan dilakukan oleh Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) dan Daerah.

“BPPI menurut UU No.10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, merupakan lembaga swasta dan mandiri. Dengan demikian sumber pendanaan BPPI akan lebih banyak dari kalangan industri atau stakeholder pariwisata,” kata Sekjen Wardiyatmo ketika menjawab pertanyaan wartawan usai menerima Tim Pelangi Indonesia sebagai juara pertama dalam ASEAN Youth Football 2009 Bangkok di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Wardiyatmo, dalam UU Kepariwisataan disebutkan pembentukan BPPI akan ditetapkan dengan Keputusan Presiden, sedangkan  dalam keanggotaan unsur penentu kebijakan BPPI diusulkan oleh Menteri kepada Presiden.

“Depbudpar saat ini tengah menyiapkan sejumlah Peraturan Pemerintah (PP), menyusul telah diundangkannya UU No.10/tahun 2009 tentang  Kepariwisataan. Sesuai dengan ketentuan, setelah UU Kepariwisataan diundangkan paling lambat selama dua tahun pemerintah harus mengeluarkan PP,” kata Wardiyatmo.

UU Kepariwisataan terdiri atas 70 pasal yang di dalamnya mengatur antara lain asas, fungsi, dan tujuan, kawasan strategis, usaha pariwisata, Badan Promosi Pariwisata, Gabungan Industri Pariwisata, standarisasi dan sertfikasi, serta mengatur hak, kewajiban, larangan, dan sanksi. (Pusformas)

» Kategori Indonesia | Isi komentar

Halaman sebelumnya »

  • Tanya Jawab

      Membutuhkan informasi tentang Bali? Kami menyediakan layanan via Telp. (0361) 2786524

      Email : sales@e-kuta.com

      YM : sheva381142

      Skype : raracom.bali

      MSN : raracom.bali

      A member of:

      Temukan kami di :